Berita Terkini Aset Koin Krypto Terbaik Di Indonesia

Jaksa AS Telah Mendakwa Dua orang Eropa Dengan Keterlibatan Dalam Konferensi Kripto Korea Utara.

0

Asetkoin.com – Menurut rilis Departemen Kehakiman AS, rilis Senin mengungkapkan bahwa dua warga negara Eropa berkonspirasi untuk memberikan informasi kepada pejabat di Korea Utara untuk memintas sanksi AS melalui cryptocurrency.

Christopher Emms, seorang warga negara Inggris, dan Alejandro Cao de Benos dari Spanyol diduga ikut mendirikan konferensi pro Korea Utara yang disebut “Konferensi Cryptocurrency dan Blockchain Pyongyang.” Griffith direkrut oleh AS untuk menjadi ahli kripto. Griffith diduga telah mengajari peserta bagaimana cryptocurrency dan blockchain dapat digunakan untuk mencuci uang dan menghindari sanksi pada konferensi 2019.

Baca Juga: Pembaruan PancakeSwap: Staking Tetap

Block melaporkan bahwa entitas yang terkait dengan Korea Utara dapat mencuri cryptocurrency melalui peretasan serta malware untuk menghindari sanksi, dan untuk membiayai proyek persenjataan dan rudal ilegal.

2021 Griffith mengaku bersalah berkonspirasi dengan Korea Utara untuk melanggar Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA). IEEPA melarang warga negara AS atau orang internasional mana pun untuk mengekspor teknologi, barang, atau layanan ke Korea Utara tanpa izin khusus dari pemerintah AS.

Dalam pernyataan DOJ, Jaksa AS Damian Williams menyatakan bahwa sanksi terhadap Korea Utara sangat penting dalam melindungi kepentingan keamanan Amerika. Dia juga mengatakan bahwa mereka akan terus menegakkannya secara agresif dengan mitra penegak hukum mereka di dalam dan luar negeri.

Griffith divonis lebih dari lima tahun dan harus membayar denda 100.000. Menurut laporan DOJ, Emms dan Cao de Benos masih buron.

Sumber: theblockcrypto

Leave A Reply

Your email address will not be published.